Identifi kasi Struktur Bawah Permukaan Lapangan Banyuasin dengan Menggunakan Pemodelan 2.5D Data Gravitasi dan Implikasinya Terhadap Petroleum System

Akbar Ramadhani, Edi Sanjaya, Humbang Purba

Sari


Lapangan migas Banyuasin bagian utara ditemukan adanya indikasi hidrokarbon di beberapa sumur eksplorasi. Namun, masih belum diketahui bentuk lapisan bawah permukaan, konfi gurasi, dan lokasi tempat batuan sumbernya karena terbatasnya data seismik bawah permukaan. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan gambaran bawah permukaan, konfi gurasi, dan lokasi cekungan serta petroleum system nya berdasarkan pemodelan 2.5 D data gravity yang diintegrasikan dengan data seismik. Pemodelan dilakukan dengan metode forward modeling gravity dengan memanfaatkan nilai densitas yang berasal dari data sumur. Berdasarkan hasil interpretasi seismik, log sumur, dan forward modelling gravity, struktur bawah pemukaan daerah penelitian tersusun atas lapisan batuan dasar dengan densitas rata-rata 2.9 gr/cc, lapisan batu serpih Lemat berumur Oligocene dengan densitas rata-rata 2.5 gr/cc, lapisan batupasir Talang Akar berumur sekitaran upper oligocene ke lower Miocene dengan densitas rata-rata 2.4 gr/ cc, lapisan karbonat Baturaja berumur lower Miocene dengan densitas rata-rata 2.6 gr/ cc, lapisan batu serpih telisa berumur middle Miocene dengan densitas rata-rata 2.3 gr/cc, serta lapisan sedimen berumur upper Miocen keatas dengan densitas rata-rata 2-2.3 gr/ cc. Lokasi cekungan berada di sebelah selatan dari lokasi sumur eksplorasi. Hasil analisis petroleum system menunjukkan bahwa hidrokarbon yang berasal dari source rock formasi Lemat bermigrasi kearah reservoir batupasir formasi Talang Akar dan formasi Telisa.


Kata Kunci


Hidrokarbon Metode gravitasi Metode seismik Petroleum system Gravity Method Hydrocarbon Petroleum system Seismic Method

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


CGIAR - Consortium For Spatial Information (Cgiar- Csi).

[Online] Diakses : 2021. Tersedia : https://

srtm.csi.cgiar.org/srtmdata/.

Badan Geologi, Atlas Cekungan Sendimen Indonesia :

Atlas Cekungan Sumatera Selatan. Badan Geologi,

Kementerian Esdm, 2009.

Badan Geologi, Peta Cekungan Sendimen Indonesia.

Badan Geologi, Kementerian Esdm, 2010.

S. A. Diria, H. Purba, dan R. A. Tampubolon, “

Identifi kasi Reservoir dan Hidrokarbon dengan

Menggunakan Metode Synchrosqueezing

Transform”, Lembaran Publikasi Minyak dan gas

Bumi, Vol. 51, No.3, 2017

G. . De Coster, “The Geology Of The Central And South

Sumatera Basins,” Proc. Indones. Pet. Assoc. 3rd

Annu. Conv., Pp. 77–110, 1974.

I. B. S. Setiadi And B. S. Widijono, “Deliniasi

Cekungan Sedimen Sumatra Selatan Berdasarkan

Analisis Data Gayaberat,” Sumber Daya Geol.

Bandung, Vol. 20, No. 02, Pp. 93–106, 2010.

M. R. Hirt, C., S.J. Claessens, T. Fecher, M. Kuhn, R.

Pail, “New Ultrahigh-Resolution Picture Of Earth’s

Gravity Field,” Geophys. Res. Lett., Vol. 40, 2013.

Reynolds, J. M. (2011). An Introduction to Applied

and Environmental Geophysics. New York, NY:

Wiley-Blackwell.

T. R. Klett, T. S. Ahlbrandt, J. W. Schmoker, And G. L.

Dolton, “Ranking Of The World ’ S Oil And Gas

Provinces By Known Petroleum Volumes Open-

File Report 97-463 Open-File Report 97-463,”

Distribution, Pp. 1–8, 2021.




DOI: https://doi.org/10.29017/LPMGB.56.1.919