Interpretasi Sumur Log untuk Menentukan Zona Prospek Hidrokarbon pada Cekungan Akimeugah, Papua

Dian Novita, Dzul Fadli Badaruddin, Sorja Koesuma, Handono Ramelan

Sari


Dalam eksplorasi cadangan minyak dan gas bumi memiliki proses yang sangat panjang, yaitu dari penentuan daerah yang potensial mengandung hidrokarbon, survei seismik, eksplorasi, dan produksi. Salah satu tahapan dalam proses tersebut adalah proses well logging, yaitu untuk memperkirakan zona reservoir pada suatu lapangan atau sumur minyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifi kasi zona reservoir menggunakan data well logging dengan parameter berupa volume clay, porositas, dan saturasi air pada area Akimeugah di sumur KAU-1 dan KAU-2. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan dan penggunaan sumur log. Metode yang digunakan adalah dengan menentukan koefi sien korelasi antara porositas efektif (PHIE) dengan porositas laboratorium dan mengukur kandungan lempung, porositas, dan saturasi air dalam formasi. Koefi sien korelasi porositas terhadap porositas laboratorium pada sumur KAU-1 adalah 0,739 dan sumur KAU-2 adalah 0,747. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dimungkinkan terdapat batuan tudung pada Formasi Piniya (sumur KAU-1 dan KAU-2) dengan zona reservoir antara Formasi Woniwogi hingga Toro pada sumur KAU-1 dan zona reservoar pada Formasi Woniwogi dan Toro pada sumur KAU-2. Kandungan saturasi hidrokarbon pada Formasi Woniwogi berkisar antara 0 - 86,51 % dan Formasi Toro 0 - 71,17 % di sumur KAU-1. Sedangkan di sumur KAU-2, pada Formasi Woniwogi saturasi hidrokarbon sekitar 0 - 86,71% dan Formasi Toro 0 - 87,08 %.


Kata Kunci


Kandungan lempung Porositas Saturasi air Cekungan Akimeugah Saturasi Hidrokarbon Volume clay Porosity Water Saturation Akimeugah Basin Hydrocarbon Saturation

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahmed, M., Volk, H., Allan, T., & Holland, D., 2012. Origin of oils in the eastern Papuan basin, Papua New Guinea. Organic geochemistry, 53, 137-152.

Azeez, K. A., Athul, C., & Thiel, S., 2018. Reservoir characterization and basement estimates in the Papuan Fold belt (Papua New Guinea-PNG), from reanalysis of the PNG MT data set. Marine and Petroleum Geology, 98, 133-145.

Das, B., & Chatterjee, R., 2018. Well log data analysis for lithology and fl uid identifi cation in Krishna-Godavari Basin, India. Arabian Journal of Geosciences, 11(10), 1-12.

de Sousa, M. C., de Figueiredo, J. J., Régis, C. R., & da Silva, C. B., 2020. Interval mineral and fl uid densities estimation from well-logs: Application to the Norne Field dataset. Journal of Applied Geophysics, 183, 104199.

Dewi, F. R., Surjono, S. S., & Wintolo, D., 2019. Model Reservoir Formasi Woniwogi Blok” FRD”, Cekungan Akimeugah Menggunakan Metode Seismik Multiatribut. Jurnal Fisika Indonesia, 22(3), 31-36.

Fakhruddin, R., k Ramli, T., & Saleh, H. M., 2018. Well and Outcrop Corellation in the Eastern Part of Akimeugah Basin, Papua: Mesozoic Play Potential. Scientifi c Contributions Oil and Gas, 41(2), 75-87.

Potential hydrocarbon zone identifi cation: a case study. Arabian Journal of Geosciences, 12(7), 1-10.

Harahap, B. H., 2012. Tectonostratigraphy of the southern part of Papua and Arafura Sea, Eastern Indonesia. Indonesian Journal on Geoscience, 7(3), 167-187.

Kurniawan, R., 2016. Analisis regresi. Prenada Media.

Mohamed, A. K., & Kashlaf, A., 2016. Comparative study between well logging and core analysis of Hawaz reservoir in Murzuq Basin, Libya. Egyptian Journal of Basic and Applied Sciences, 3(3), 301313.

Ren, X., Hou, J., Song, S., Liu, Y., Chen, D., Wang, X., & Dou, L., 2019. Lithology identifi cation using well logs: A method by integrating artifi cial neural networks and sedimentary patterns. Journal of Petroleum Science and Engineering, 182, 106336.

Situmorang, Y., Irfree, B., Sendjaja, Y. A., & Firmansyah, Y., 2017. Studi Geokimia Batuan Induk Aktif Pra-Tersier Cekungan Akimeugah, Lepas Pantai Papua Selatan. Geoscience

Journal, 1(2), 119-126.

Tatsipie, N. R., & Sheng, J. J., 2021. Generating pseudo well logs for a part of the upper Bakken using recurrent neural networks. Journal of Petroleum Science and Engineering, 200, 108253.

Van Gorsel, H., 2014. An introduction to

Mesozoic faunas and fl oras of Indonesia. Berita Sedimentol, 31, 27-56.

Wijayanti, J. A., Setyowiyoto, J., & Anggara, F., 2019. Persebaran TOC dan Porositas Total Menggunakan Seismik Inversi pada Shale Piniya, Cekungan Akimeugah, Papua. Jurnal Fisika Indonesia, 23(2), 24-28.




DOI: https://doi.org/10.29017/LPMGB.56.1.915