Perbandingan Biaya pada Teknik-Teknik Remediasi Tanah Tercemar Minyak Bumi

R Desrina

Sari


Remediasi tanah tercemar minyak bumi telah banyak dilakukan oleh perusahaan minyak bumi
di Indonesia. Di antaranya yang telah menjadi acuan adalah Surat Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor 128 Tahun 2003, tentang tata cara remediasi tanah tercemar minyak
bumi secara biologis. Pada hakekatnya, remediasi tanah tidak hanya dapat dilakukan dengan
cara biologis saja. Teknik-teknik remediasi non-biologis yang memanfaatkan sifat-sifat fisika
dan kimia kontaminan juga dapat digunakan, misalnya teknik desorpsi termal dan teknik cuci
lahan. Keberhasilan bioremediasi masih menjadi bahan polemik, mengingat berbagai senyawa
atau komponen hidrokarbon di dalam minyak bumi mempunyai sifat rekalsitran. Polemik ini juga
menyangkut tentang biaya operasional yang sering dikatakan bahwa biaya bioremediasi lebih
murah dibanding dengan biaya cara-cara non-biologis. Tulisan ini mencoba menjabarkan hasil
studi tentang perbandingan biaya dari beberapa teknik remediasi. Diharapkan tulisan ini dapat
digunakan sebagai pedoman bagi para industri minyak pengguna teknologi remediasi maupun
pemerintah sebagai regulator lingkungan. Dan pada kelanjutannya, dapat pula diterbitkan pedoman
bagi tata cara teknik remediasi secara non-biologis.


Kata Kunci


lingkungan hidup, pencemaran minyak, remediasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonymous, 2001, A Citizen’s Guide to Soil

Washing, EPA 542-F-01-008, Office of Solid

Waste and Emergency Response (5102G), United

States Environmental Protection Agency, USA.

Anonymous, 2001, A Citizen’s Guide to Thermal

Desorption, EPA 542-F-01-003, Office of Solid

Waste and Emergency Response (5102G), United

States Environmental Protection Agency, USA.

Ayen, R.J., Palmer, C.R., and Swanstrom, C.P.,

, Thermal Desorption, In: Hazardous Waste

Site Soil Remediation, Theory and Application of

Innovative Technologies (Wilson, D.J. and Clark,

A.N., editors), Marcel Dekker, Inc., New York,

pp. 265-310.

Anonymous, 2003, Keputusan Menteri Negara

Lingkungan Hidup Nomor: 128 Tahun 2003 tentang

Tatacara dan Persyaratan Teknis Pengolahan

Limbah Minyak Bumi dan Tanah Terkontaminasi

oleh Minyak Bumi Secara Biologis .

Anonymous, 1994, Assessment and Remediation

of Contaminated Sediments (ARCS) Program,

EPA-905-B94-003 (Remediation Guidance

Document): Chapter 7, United States Environmental

Protection Agency, USA.

Anonymous, 2004, How to Evaluate Alternative

Cleanup Technologies for Underground Storage

Tank Sites, A Guide for Corrective Action Plan

Reviewers, EPA 510-R-04-002, Chapter VI,

Low-Temperature Thermal Desorption, Solid

Waste and Emergency Response 5401G, United

States Environmental Protection Agency, USA.

Anonymous, 2004, How to Evaluate Alternative

Cleanup Technologies for Underground Storage

Tank Sites, A Guide for Corrective Action Plan

Reviewers, EPA 510-R-04-002, Chapter V Landfarming,

Solid Waste and Emergency Response

G, United States Environmental Protection

Agency, USA.

Anonymous, 1997, Comparing Costs of Remediation

Technologies, Innovations in Ground Water

and Soil Cleanup: From Concept to Commercialization

(Preface by: P.S.C. Rao), NATIONAL

ACADEMY PRESS 2101 Constitution Avenue,

N.W. Washington, DC 20418, pp. 252-271, http://

www.nap.edu.

Anonymous, 2005, Federal Remediation Technologies

Roundtable, USA, http://www.frtr.

gov/

Bhandari, A. , Novak, J.T., and Dove, D.C.,

, Effect of Soil Washing on Petroleum Hydrocarbon

Distribution on Sand Surfaces, Journal

of Hazardous Substance Research, Vol. 2, No. 7,

pp. 1-13. Hazardous Substance Research Center,

The Great Plains/Rocky Mountain, USA, http://

www.engg.ksu.edu/hsrc/JHSR.

Eweis, J.B., Ergas, S.J., Chang, D.P.Y., and

Schroeder, E.D., 1998, Bioremediation Principles,

p17, McGraw-Hill, New York,` USA

Griffiths, Richard A., 1995, Soil-washing

technology and practice, Journal of Hazardous

Materials 40, ELSEVIER, pp. 175-189.

Mulyono, M., 2006, Kajian Teknologi Remidiasi

Untuk Pengelolaan Lingkungan Kegiatan

Migas, Laporan Riset DIPA, Pusat Penelitian

dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas

Bumi “LEMIGAS”, Jakarta.

Pearl, M., Pruijn, M., and Bovendeur, J., 2006,

The application of soil washing to the remediation

of contaminated soils, Land Contamination

& Reclamation, 14 (3), EPP Publications Ltd.

Urum, K. and Pekdemir, T, 2004, Evaluation

of biosurfactants for crude oil contaminated soil

washing, Chemosphere 57, pp 1139–1150.

Suthersan, S.S., 1997, Remediation Engineering

Design Concepts, CRC Lewis Publishers, New

York, USA, p 1.

SUMMERSGILL, M., 2006, Remediation

Technology Costs in the UK & Europe; Drivers

and Changes from 2001 to 2005, VHE Technology,

BARNSLEY, UK; now Managing Partner,

SEnSe Associates LLP, MAIDSTONE, UK.

Zhanga , L., Somasundaraan, P., Ososkovb,

V., and Chou, C.C., Flotation of Hydrophobic

Contaminants from Soil, Colloids and Surfaces,

A: Physicochemical and Engineering Aspects

, ELSEVIER, pp. 235-246.




DOI: https://doi.org/10.29017/LPMGB.45.3.698