PEMANFAATAN BAHAN BAKAR DME DENGAN DUAL FUEL SYSTEM PADA MESIN DIESEL KENDARAAN (The Utilization of DME Fuel With Dual Fuel System in Diesel Engine Vehicles)

Dimitri Rulianto, Maymuchar Maymuchar, Cahyo Setyo Wibowo

Sari


Dimethylether (DME) merupakan sumber energy alternative yang memiliki karakteristik fisikakimia setara dengan LPG, dengan rumus kimia yang sederhana (CH3-O-CH3). DME dapat dihasilkan dari beragam jenis bahan baku, seperti gas alam, batubara, heavy oil, dan biomassa. Aplikasi DME dapat digunakan di beberapa sektor, antara lain: sektor transportasi, domestik/rumahtangga, power generation, namun apabila digunakan sebagai bahan bakar yang akan mensubstitusikan bahan bakar solar, maka diperlukan modifikasi pada sistim saluran bahan bakarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kinerja optimal dalam rangka pemanfaatan DME sebagai bahan bakar substitusi minyak solar dengan mengaplikasikan dual fuel system pada mesin diesel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan bahan bakar DME pada jenis mesin diesel kendaraan dengan dual fuel system dapat digunakan secara langsung jika dilakukan modifikasi pada sistem saluran bahan bakarnya. Perbandingan optimum minyak solar dan bahan bakar DME rata-rata 80%-20% mampu menghasilkan torsi dan daya setara dengan mesin diesel yang menggunakan minyak solar 100%. Pemanfaatan DME sebagai bahan bakar mesin diesel dapat mengurangi emisi opasitas rata-rata sebesar 10%-20%, sehingga meningkatkan kebersihan lingkungan.

Dimethylether (DME) is an alternative energy source that has the physicochemical characteristics similar to LPG, with a simple chemical formula (CH3-O-CH3). DME can be produced from a variety of raw materials, such as natural gas, coal, heavy oil, and biomass. DME application can be used in several sectors, such as transport, domestic / household, power generation, but when used as a fuel that will substitute for diesel fuel, would require modifications to the fuel line system.The purpose of this study is to obtain optimum performance on the utilization of DME as a fuel substitution for diesel oil by applying dual fuel system in a diesel engine. This study shows that the use of DME fuel on the type of diesel engine vehicles with dual fuel system directly applicable since the fuel line system has been modified properly. The system which has average optimum comparison between diesel oil and DME up to approximately 80%-20% are capable to generate power and torque which equivalent to a diesel engine using diesel oil 100%. The use of DME as a fuel for diesel engines can reduce emissions of opacity to approx. 10%-20%, as a result the quality of environmental increases.

Kata Kunci


DME; minyak solar; mesin diesel; dual fuel system (DME; diesel oil; diesel engine; dual fuel system)

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bartok. W, Sarofin Adel. F, Fossil Fuel Combustion, A Wiley-interscience Publication, John Wiley & Son Inc, 1991, Canada.

Dirjen MIGAS menurut SK Ditjen No. 25 K/36/DDJM/1990, Spesifikasi LPG mix, 1990.

Direktorat Hilir, PT Pertamina (Persero), 2002, Buku Petunjuk Praktis Pemakaian Bahan Bakar Gas (BBG) pada Kendaraan Bermotor, Jakarta.

Dirjen MIGAS, menurut SK Ditjen No. 28. K/10/DJM.T/2016 Spesifikasi Bahan Bakar Minyak Solar 48 , 2016.

Departemen Perhubungan, 2007, Kajian Dampak Penggunaan LPG sebagai Bahan Bakar Alternatif terhadap Mesin Kendaraan Bermotor dan Lingkungan, Laporan Kegiatan TA 2007, Jakarta.

Griffith, J.F and Barnard, J.A.1995, Flame and Combustion, Third Edison, Blackie academic & Profesional, Glasgow.

Heywood, John B, Internal Combustion Engine Fundamentals, Mc Graw Hill, International Edition, 1989, Singapore

Japan DME Forum (JDF), DME Handbook, Ohmsha, 2007, Tokyo

Kelebihan dan kelemahan BBG Indonesia, http://endanesia.com, diakses pada 25 Oktober 2012

Kenneth K. Kuo, Principles of Combustion (New York: John Wiley & Sons, 1986).

M. Zamzami, Pemanfaatan Gas Sebagai Bahan Bakar Alternatif Pada Kendaraan Bermotor, Laporan Penelitian, 2009, Bandung.

Pallawagau La Puppung, Penggunaan LPG sebagai Bahan Bakar untuk Motor Bakar, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS, 1986, Jakarta.

PT PLN JASDIKLAT. (1997). Generator. PT PLN Persero. Jakarta.

Proceeding 7th Asian DME Conference, DME, Toki Messe Niigata Convention Centre, 2011, Japan.

Peraturan Menteri Perindustrian No. 70/M-IND/PER/7/2012 tentang Pemberlakuan Persyaratan Teknis Rangkaian Komponen Konverter Kit untuk Kendaraan Bermotor Secara Wajib.

Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.2336/UM.303/DRJD/2010, tentang Bantuan Teknis Converter Kit pada Kendaraan Bermotor Umum untuk Angkutan Orang.

Susanti, V., A. Hartanto, R. Arief Subekti, dan H.M. Saputra, 2011, Kebijakan Nasional Program Konversi Dari Bbm Ke Bbg Untuk Kendaraan, LIPI Press.

Stephen R, turns, An Introduction to Combustion Concepts and Applications (Pensylvania, 1996).

Tulus Burhanuddin S., 2002, Tinjauan Pengembangan Bahan Bakar Gas Sebagai Bahan Bakar Alternatif, USU digital library.




DOI: https://doi.org/10.29017/LPMGB.50.3.5