PEMULIHAN TANAH TERCEMAR MINYAK BUMI DENGAN TEKNIK BIOREMEDIASI MENGGUNAKAN BACILLUS SP. DAN PSEUDOMONAS SP.

Moch Moch, Fierdaus Fierdaus

Sari


Teknik bioremediasi merupakan salah satu cara untuk menanggulangi tanah terkontaminasi /tercemarminyak bumi dengan memanfaatkan mikroorganisme yang dapat mendegradasi total petroleumhydrocarbon (TPH). Pada percobaan ini digunakan bakteri Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. dominanyang diperoleh dari isolasi sampel minyak bumi dari Lapangan Minyak Meruap Jambi. Pengujian TPHdilakukan berdasarkan metode ekstraksi sokletasi-gravimetri dan pengukuran pH. Hasil menunjukkanbahwa Pseudomonas sp. dapat mendegradasi TPH hanya dalam waktu 3 minggu untuk mencapaikadar TPH < 1% yaitu dari 1,52 menjadi 0,79%, sedangkan Bacillus sp. dalam waktu 4 minggu (dari1,53 menjadi 0,83%). Nilai ini telah mencapai standar yang ditetapkan Menteri Negara LingkunganHidup No.128 tahun 2003.

Kata Kunci


pemulihan tanah, bioremediasi, bakteri, TPH

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Brown, LR, 1987, Oil-degrading microorganisms,

Chemical Engineering Progress, Mississippi

State University, Mississippi.

Cowan dan Steel, 1974, Manual for the Identifi cation of Medical Bacteria, Edisi ke-2, Cambridge

University Press, Cambridge.

Devi Lasagi H., 2001, Pengaruh Kultur Bakteri, Aerasi, dan Waktu Inkubasi Terhadap Kemampuan

Bakteri dalam Mendegradasi Limbah Kilang

Minyak, Skala Laboratorium, Fakultas Biologi,

Universitas Nasional, Skripsi, Jakarta.

Jamilah, 2005, Potensi Bakteri Pendegradasi Hidrokarbon Minyak Bumi pada Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi dengan Penambahan Surfaktan,

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan

Alam, IPB, Skripsi, Bogor.

Kadarwati, dkk., 1994, Aktivitas Mikroba dalam

Substansi di Lingkungan Situs Hidrokarbon,

Lembaran Publikasi Lemigas, Volume 2, Jakarta.

Kadarwati, 2003, Optimalisasi Pengolahan Limbah

Cair Kilang Minyak dengan Bakteri Selektif

dan Variasi Aerasi, Lembaran Publikasi Ilmiah

Pusdiklat Migas, Vol.10, No.2, Cepu.

Kadarwati dan Leni Herlina, 2008, Effect of Biosurfactant Produced by Bacillus in Oily Wastewater Degradation, Scientific Contributions

Lemigas, Volume 31, No.3.

Karamalidis, A.K., Evangelou, A.C., Karabika,

E., Koukkou, A.I., Drainas, C., E.A. Voudrias, 2010, Laboratory scale bioremediation

of petroleum-contaminated soil by indigenous

microorganisms and added Pseudomonas aeruginosa strain Spet, Bioresource Technology 101,

-6552.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup

No. 128 Tahun 2003, Tatacara dan Persyaratan

Teknis Pengolahan Limbah Minyak Bumi dan

Tanah Terkontaminasi oleh Minyak Bumi Secara

Biologis, Jakarta.

Khodijah Chaerun, S., Kazue Tazakib, Ryuji Asadab, Kazuhiro Kogurec, 2004, Bioremediation

of coastal areas 5 years after the Nakhodka oil

spill in the Sea of Japan: isolation and characterization of hydrocarbon-degrading bacteria,

Environment International 30, 911-922.

Maria A.Cubitto, Ana C.Moran, Marta Commendatore, Maria N.Chiarello, Monico D. Baldini,

Faustino Sinerez, 2004, Effects of Bacillus

subtilis O9 biosurfactant on the bioremediation

of crude oil-polluted soils, Biodegradation, 15:

-287.

Moch. Fierdaus, 2009, Pengaruh Penambahan

Kultur Pseudomonas aeruginosa dan Bacillus

lentimorbus terhadap Aktivitas Mikroorganisme

Indigenus yang Terkandung di Air Terproduksi

pada Reduksi Kandungan Hidrokarbon dalam

Lumpur Minyak, Skala Laboratorium, Lembaran

Publikasi Lemigas, Vol. 43, No.1, Jakarta.

Pelczar,1986, Dasar-dasar Mikrobiologi, diterjemahkan oleh Hadioetomo, dkk., UI-Press Jakarta.

Simoncyril U. Nwachukwu, 2001, Bioremediation

of sterile agricultural soils polluted with crude

petroleum by application of the soil bacterium

Pseudomonas putida with inorganic nutrient

supplementations, Current Microbiology, Vol.42,

hlm 231-236.

Udiharto, M. 1996, Peranan Bioremediasi dalam

Pemulihan Tanah Tercemar Minyak Bumi Dengan Teknik Bioremediasi Menggunakan Bacillus sp. dan Pseudomonas sp.

(Moch. Fierdaus)

Pengelolaan Lingkungan, Prosiding Pelatihan

dan Lokakarya, Lembaga Ilmu Pengetahuan

Indonesia, Cibinong.

Zhuang, W.Q., Tay, J.H., Maszenan, A.M., S. T.

L. Tay, 2002, Bacillus naphthovorans sp. nov.

from oil-contaminated tropical marine sediments

and its role in naphthalene biodegradation, Appl.

Microbiol. Biotechnol., 58:547-553.

Pengelolaan Lingkungan, Prosiding Pelatihan dan

Lokakarya, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Cibinong.

Zhuang, W.Q., Tay, J.H., Maszenan, A.M., S. T.

L. Tay, 2002, Bacillus naphthovorans sp. nov.

from oil-contaminated tropical marine sediments

and its role in naphthalene biodegradation, Appl.




DOI: https://doi.org/10.29017/LPMGB.49.2.1194